Kendati demikian, konsumsi rumah tangga diperkirakan masih tetap kuat pada tahun depan. Belanja pemerintah juga akan ikut menopang pertumbuhan karena pemilu serentak akan digelar pada April 2019.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi RI 2019 Diprediksi Hanya 5%, Ini Analisanya
Untuk tahun ini, Sawada mengatakan, ADB tetap mempertahankan proyeksi laju pertumbuhan PDB Indonesia di leel 5,2%. Membaiknya konsumsi rumah tangga dan investasi menopang ekonomi domestik. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi hingga kuartal III-2018 yang menyentuh 5,2%.
"Konsumsi rumah tangga tetap kuat dan mendongkrak impor meskipun lingkungan global melambat dan menekan ekspor," ujar dia. (iNews.id)
(Dani Jumadil Akhir)