“Bagi PT Pertamina kerja sama ini bukan sekadar kerja sama bisnis, tetapi juga upaya mempererat hubungan kedua negara,” ujar CEO Pertamina Nicke Widyawati dalam keterangan pers KJRI Jeddah yang diterima SINDOnews, kemarin. Nicke menambahkan, hubungan Indonesia dan Arab Saudi telah dimulai sejak masa pemerintahan Presiden Soekarno. Hubungan itu semakin di perkokoh pada awal Maret 2017 dengan kunjungan bersejarah Raja Salman Bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia yang diikuti dengan penandatanganan 11 MoU oleh kedua negara.
MBM Group dan ELMAQ yang didirikan di Mekkah 1965 ini telah lebih dahulu menjalin kerja sama dengan salah satu BUMN Indonesia, yaitu PT Kimia Farma pada 2017 dengan membuka 34 gerai apotek Kimia Farma Dawaa di sejumlah lokasi di Mekkah, Madinah, dan Jeddah.
CEO PT Patra Jasa Hari Tjahya Wibowo mengatakan, penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Head of Agreement (HoA) yang telah ditandatangani sebelumnya 31 Oktober 2018 di London, Inggris.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)