Posko Nasional ESDM Kelabakan saat Tsunami Melanda Selat Sunda

Taufik Fajar, Jurnalis
Selasa 08 Januari 2019 16:17 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyampaikan hasil pelaksanaan Posko Nasional ESDM untuk Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Hendry Ahmad mengatakan, posko itu dilakukan untuk pengumpulan atau inventarisasi data lapangan, melakukan koordinasi dan pengawasan lapangan.

Baca Juga: Anggaran Bencana 2019 Naik Jadi Rp15 Triliun

"Terhadap fasilitas penyediaan dan pendistribusian BBM, gas, dan listrik dan daerah rawan bencana di Indonesia," ujarnya di Gedung BPH Migas Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Namun, lanjut dia, untuk posko tahun ini sedikit terjadi dinamika. Seperti adanya musibah gempa dan tsunami yang terjadi di Selat Sunda. "Kemarin kita cukup kelabakan juga untuk atasi hal itu. Tapi kami kebut untuk BBM, LPG dan listrik" tuturnya.

Dia menjelaskan, bahwa posko ini, juga melakukan evaluasi hasil koordinasi pengawasan mengenai penyediaan dan pendistribusian BBM, gas, listrik dan kebencanaan Geologi.

"Untuk melakukan penyusunan rekomendasi aksi tanggap darurat penanganan kelangkaan pasokan BBM, gas, listrik dan penanganan bencana alam," ungkapnya.

Baca Juga: Pemerintah Akan Perkuat Mitigasi Bencana di Kawasan Ekonomi Khusus

Serta, tutur dia, posko Nasional ESDM Hari Raya Natal 2018 dan Tahun 2019 ini berlangsung selama 22 hari. Di mana dari tanggal 18 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019.

"Selama Natal dan Tahun Baru Pasokan BBM aman. Dan tidak ada masalah," pungkasnya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya