10 Perusahaan Ritel Terbesar di Dunia, Pendapatannya Tembus Ribuan Triliun Rupiah

Mulyani, Jurnalis
Rabu 09 Januari 2019 06:15 WIB
(Foto: The Daily Records)
Share :

JAKARTA – Perusahaan ritel terbesar di dunia, mayoritas berasal dari Amerika dan Eropa. Sebagian besar perusahaan ini memiliki ribuan toko ritel yang terhubung dengan baik di seluruh dunia dengan basis pelanggan yang sangat besar. Pendapatan yang mereka kantongi pun mencapai ratusan triliun rupiah.

Berikut 10 perusahaan ritel terbesar, dilansir dari The Daily Records, Rabu (9/1/2019):

10. Amazon

Perusahaan e-commerce yang bermarkas di Seattle Washington ini didirikan oleh Jeff Bezos pada 5 Juli 1994. Amazon merupakan satu-satunya perusahaan online yang masuk ke 10 ritel global teratas.

Amazon terdaftar sebagai perusahaan publik paling berharga di Amerika Serikat, mendorong Wal-Mart ke tempat kedua pada tahun 2015. Pendapatan Amazon pada 2016 mencapai USD135,98 miliar atau Rp1.931 triliun (kurs Rp14.200 per USD). Perusahaan yang beroperasi di bawah Amazone.com ini memiliki situs web ritel terpisah untuk berbagai negara. Misalnya, untuk India, situs webnya adalah Amazon.in dan untuk U.A.E yakni Amazon.ae.

9. Teco PLC

Tesco PLC merupakan perusahaan ritel Inggris yang terbesar kesembilan di dunia dalam hal pendapatannya. Perusahaan ini didirikan oleh Jack pada tahun 1919 dan toko pertamanya dibuka 10 tahun kemudian di Burnt, Oak Barnet. Tesco PLC memiliki toko di Asia dan Eropa yang mempekerjakan lebih dari 476.000 karyawan di 6.553 toko di 12 negara.

Baca Juga: 11.11 dan 12.12 Buat Bisnis Online Makin Perkasa, Mal Pun Runtuh

Pada 2017, pendapatan Tesco PLC mencapai USD81,019 miliar atau Rp1.150 triliun. Perusahaan ini memiliki beberapa anak perusahaan, yakni Tesco Bank, Tesco Mobile, Tesco Ireland, dan Tesco Kipa.

8. Aldi

Aldi adalah perusahaan ritel Jerman dengan lebih dari 10.000 toko yang terletak di 18 negara. Perusahaan ini merupakan perusahaan ritel terbesar kedelapan di dunia. Pada 1946, Aldi didirikan oleh saudara-saudar Albrecht dan Theo ketika mereka memutuskan untuk mengambil alih toko ibu mereka yang terletak di Essen yang beroperasi sejak 1913. Perusahaan ini bermarkas di Mheimlheim, Jerman. Pada 2015, pendapatannya mencapai USD82,164 miliar atau Rp1.165 triliun.

7. Carrefour S.A

Carrefour S.A. merupakan perusahaan ritel Prancis yang memiliki toko di Amerika, Asia dan Afrika. Perusahaan ini adalah perusahaan ritel ketujuh di dunia yang didirikan oleh Marcel Fournier, Denis Defforey, dan Jacques Defforey. Carrefour S.A terletak di Boulognr-Billancourt, Prancis dan memiliki lebih dari 11.935 toko di 33 negara pada 2017.

Baca Juga: Diskon Besar-besaran Picu Perilaku Konsumtif Jelang Akhir Tahun

Perusahaan ini didirikan pada 1 Januari 1958 dan pendapatannya mencapai USD171,71 miliar atau Rp2.438 triliun. Saat ini perusahaan tersebut mempekerjakan 384.151 karyawan, dengan CEO-nya yakni Alexandre Bompard.

6. The Home Depot Inc

Perusahaan ini berasal dari Amerika yang memiliki kantor pusat di Atlanta Store Support Center, Cobb Countru, Georgia AS. Pada 2016, The Home Depot Inc memiliki sekitar 2.270 toko di AS, Meksiko, dan Kanada. Pendapatannya pada 2016, diperkirakan mencapai USD88,51 miliar atau Rp1.256 triliun dan mempekerjakan karyawan sebanyak 385.000 karyawan. Home Depot saat ini adalah peritel perbaikan rumah terbesar di AS dengan anak perusahaannya yakni Interline Brands.

5. Walgreens

The Walgreens merupakan perusahaan ritel farmasi terbesar kelima di seluruh dunia yang didirikan di Chichago pada 1901 oleh Charles Rudolph Walgreen. Perusahaan ini berkontor pusat di 200 Wilmot Road, Deerfield, Illinos, Amerika Serikat. Pada 2016, perusahaan ini telah memiliki lebih dari 8.175 toko dan berpusat di AS. Presiden perusahaan saat ini yaitu Alex Gourlay dan CEOnya Stefano Pressina. Pendapatan perusahaan pada 2015 diperkirakan mencapai USD89,631 miliar atau Rp1.272 triliun.

4. Schwarz Gruppe

Perusahaan ritel Jerman terbesar keempat di dunia ini, dimiliki dan dioperasikan oleh keluarga pribadi. Schwarz Gruppe berkantor pusat di Nackarsulm, Jerman. Maskapai ini beroperasi di bawah Yayasan Dieter Schwarz dan memiliki lebih dari 10.000 cabang di 26 negara pada tahun 2015. CEO saat ini yakni Klaus Gehrig. Pendapatan perusahaan pada 2015 sekitar USD95 miliar atau Rp1.349 triliun. Perusahaan ini terkenal dengan mereknya Lidl dan Kaufland.

3. The Kroger Company

The Kroger Company atau yang dikenal dengan Kroger ada;ah perushaan ritel yang berasal dari Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1883 oleh Bernard Kroger dan merupakan jaringan supermarket terbesar di Amerika Serikat dalam hal pendapatan. Perusahaan ini berkantor pusat di Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat dan memiliki lebih dari 2.777 lokasi pada 2015. CEO perusahaan saat ini adalah Rodney McMullen dan pendapatannya pada tahun 2016 mencapai USD115,3 miliar atau Rp1.637 triliun.

Bernard Kroger merupakan pendiri dari toko ritel terkemuka di Amerika Serikat yakni Kroger Company. Perusahaan ini mengoperasikan lebih dari 1.300 supermarket di 24 negara di seluruh dunia, dan memperkerjakan 444.000 pegawai.

2. Costco

Perusahaan ritel terbesar kedua ini didirikan pada 12 Juli 1976 oleh James Sinegal dan Jeffrey Brotman. Saat ini perusahaan memiliki lebih dari 720 toko dan mempekerjakan sekitar 126.000 orang. Kantor pusatnya berada di Issaquah, Washington, Amerika Serikat. CEO Perusahaan saat ini adalah W. Craig Jelinek dan Ketuanya Hamilton E. James. Pada 2016, pendapatan perusahaan mencapai USD118,7 miliar atau Rp1.687 triliun. Kirkland Sinature adalah merek yang beroperasi di bawah Costo.

1. Walmart

Walmart adalah perusahaan ritel terbesar di dunia yang berasal dari Amerika. Toko perusahaan di Amerika Serikat dan Kanda diberi nama Walmart, sementara toko-toko di Meksiko dan Amerika Tengah di beri nama Walmart de Mexico y Centroamerika. Selanjutnya di Inggris disebut Asa, Seiyu Group di Jepang, dan Best Price di India.

Perusahaan ritel terbesar ini didirikan pada 2 Juli 1962 oleh Sam Walton, dan berkantor pusat di Bentonnile, Akansas, AS. Walamrt memiliki lebih dari 11.690 toko di seluruh dunia. Saat ini, Greg Penner adalah ketua perusahaan dan Doug McMillon adalah CEO perusahaan. Pendapatan perusahaan diperkirakan mencapai USD485,87 miliar atau Rp6.899 triliun dan merupakan perusahaan swasta terbesar yang mempekerjakan sekitar 2,3 juta orang di seluruh dunia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya