Gary menyatakan, kondisi tersebut membuat Everspin Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak di industri keamanan siber atau cybersecurity, menawarkan produk yang memitigasi pencurian data. Terlebih di masa kini, aplikasi smartphone semakin berkembang pesat dan memerlukan perlindungan.
"Kami lihatnya kondisi ke depan, bukan masa sekarang. Indonesia ini pasar yang reaktif, biasa di bobol dulu baru cari solusi. Maka kami pikir masuk sebagai yang preventif," katanya.
Dia menjelaskan, perlindungan itu yakni membuat dengan memberikan sekuriti modul yang dinamis pada aplikasi. Artinya perlindungan akan dilakukan secara berkelanjutan dan otomatis, sehingga data konsumen terlindungi.
"Analoginya, aplikasi itu seperti pintu dan sekuriti modul itu sebuah gembok, mau gemboknya secanggih apapun kalau selama 2 bulan enggak diganti, itu maling bisa analisa ke dalam pintu tersebut. Nah analogi dinamis itu, kunci diganti setiap 2-10 menit. itu otomatis tanpa update software, kunci akan selalu diganti dan tidak di re-use lagi," jelas dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)