Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bakal Dievaluasi

, Jurnalis
Selasa 29 Januari 2019 19:24 WIB
Ilustrasi: Foto Okezone
Share :

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan mengevaluasi Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dalam kaitannya dengan pengaturan transportasi di Jabodetabek yang bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Budi mengatakan evaluasi juga termasuk wacana penggabungan operasi BPTJ dengan Pemprov DKI.

"Akan dievaluasi sistem regulator BPTJ bagaimana kolaborasinya dengan kereta dalam kota dengan DKI apakah bisa di-merger atau kerja sama operasi, katanya saat ditemui di sela-sela Rapat Kerja dengan Komisi V DPR di Gedung Parlemen seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

 Baca Juga: Integrasi Transportasi Jabodetabek Butuh Rp600 Triliun

Dia menambahkan evaluasi tersebut agar kebijakan yang dikeluarkan bisa terpadu. "Supaya operasinya menerus bisa ditentukan pengenaan tarif subsidi, mengenai jam dan pengelolaan antarmoda," katanya.

Budi mengatakan yang berhubungan dengan hal-hal teknis akan dibahas minggu ini.

"Satu ide baik Pak wapres mengkoordinir kita semua, DKI diberi kesempatan memimpin agenda itu kemarin dengan pak Wapres disepakati ada duah hal, hal2 sifatnya teknis kita rapatkan dalam minggu ini," katanya.

Pernyataan tersebut menyusul hasil rapat integrasi transportasi yang dipimpin oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di mana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ditugaskan untuk menyusun rencana pembangunan transportasi di Ibu Kota untuk 10 tahun ke depan.

 Baca Juga: KRL, MRT hingga LRT Akan Diatur Badan Otoritas Transportasi Jabodetabek

Dihubungi terpisah, pengamat transportasi dari Universitas Soegijapranata, Djoko Setijowarno mengaku pesimistis rencana 10 tahun dibuat dalam satu bulan.

"Rencana 10 tahun hanya dibuat dalam waktu satu bulan, terasa aneh," katanya.

Dia menambahkan BPTJ sudah melakukan kajian tentang permasalahan transportasi di Jabodetabek, jadi dinilai tidak perlu ada kajian tambahan.

"Sekarang tinggal melaksanakan saja, tidak perlu ada kajian tambahan lagi karena lingkupnya sudah bukan sekedar Kota Jakarta saja, tapi menggapai Bodetabek," katanya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya