Menteri Amran menegaskan bahwa Indonesia adalah salah satu produsen kelapa terbesar di dunia. Tahun lalu produksinya mencapai 1,9 juta ton. Sedangkan rata-rata produksi kelapa tahun 2014 hanya 1,3 juta ton. “Peningkatannya 52%. Ini luar biasa di bawah pemerintahan Jokowi-JK dan di bawah upaya kerja keras Gubernur dan Bupati,” ucapnya.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, kontribusi subsektor perkebunan untuk ekspor tepung kelapa sangat besar.
Terbukti, jika harga pengambilan butiran kelapa rata-rata Rp1.200 per butir, total uang yang beredar di tingkat petani mencapai Rp208,8 miliar per tahun. Luas lahan kelapa di Provinsi Gorontalo mencapai 71.524 ha dengan jumlah tanaman 4.782.200 pohon.
Ada pun total produksinya 575.864.000 butir per tahun. Manager Quality Control PT Royal Coconut, Marwan Cjepah menjelaskan produk tepung kelapa yang dihasilkan 100% diekspor. Pasokan kelapa semuanya bersumber dari petani dalam bentuk yang sudah di keluarkan sabutnya.