JAKARTA - Founder & CEO Bukalapak Achmad Zaky mengkritik dana riset yang dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, anggaran dana riset Indonesia sangat rendah dibandingkan beberapa negara.
Dalam akun Twitternya, @achmadzaky tidak mungkin Indonesia bisa mengembangkan industry 4.0 jika anggarannya hanya USD2 miliar. Menurut Zaky, sangat jauh dibandingkan Amerika Serikat 511 miliar dolar ASdan China yang 451 miliar dolar AS. Bahkan, anggaran tersebut lebih sedikit dibandingkan Malaysia dan Singapura yang masing-masing mengalokasikan dana 10 miliar dolar AS.
"Mudah-mudahan presiden baru bisa naikin," cuitnya di Twitter, dikutip Jumat (15/2/2019).
Kalimat tersebut ternyata menuai reaksi keras dari pendukung Presiden Joko Widodo. Tak lama setelah itu Zaky meluruskan dan meminta maaf kepada seluruh pendukung Presiden Joko Widodo. Menurutnya, dia tidak bermaksud untuk menyudutkan Presiden Joko Widodo.