IPO, Wahana Interfood Pasang Harga Rp198 per Saham

, Jurnalis
Selasa 12 Maret 2019 13:36 WIB
Ilustrasi IPO (Foto: Shutterstock)
Share :

Lebih lanjut, sekitar 15,81% digunakan untuk pembayaran uang muka kepada kontraktor untuk membangun pabrik seluas 2.291,60 meter persegi di Jalan Raya Parakan Muncang-Tanjungsari, Desa Mekarbakti, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pembangunan pabrik direncanakan mulai Juni 2019.Sedangkan, 61,16% sisanya akan digunakan sebagai pembayaran uang muka pembelian mesin baru untuk produksi. Total nilai pembelian mesin baru sebesar Rp18,56 miliar.

Direktur Utama Wahana Interfood Nusantara Reinald Siswanto mengatakan, nantinya dengan beroperasinya mesin baru tersebut, perseroan akan memiliki kapasitas produksi cokelat dari 6000 ton saat ini menjadi 10.600 ton. Kemudian seiring dengan peningkatan kapasitas produksi, maka pendapatan di tahun 2021 ditargetkan tumbuh 60% menjadi Rp249 miliar. “Bila di tahun 2018 pendapatan sebesar Rp152 miliar, maka di tahun 2021 diharapkan tumbuh 60%,”ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Selasa (12/3/2019).

Pencapaian penjualan pada 2018 sebesar Rp152 miliar, naik 9,43% dari penjualan pada 2017 sebesar Rp138,9 miliar. Sekitar 1% atau Rp1,52 miliar berasal dari penjualan ekspor. Perseroan menyakini dengan peningkatan kapasitas produksi tersebut bisa meraup potensi pasar cokelat di dalam dan di luar negeri. Apalagi, konsumsi cokelat di Indonesia baru 1,5 kilogram per tahunnya atau rendah dibandingkan konsumsi cokelat di negara eropa mencapai 14 kilogram per tahunnya. Maka melihat peluang pasar lokal yang cukup besar, lanjutnya Reinald, perseroan optimis bisa menjadi pemain tiga besar di industri makanan dan minuman (mamin) ke depannya.

Tahun ini, lanjutnya, perseroan menargetkan laba sebesar Rp3 miliar atau sama dengan target di 2018 sebesar Rp3 miliar. Sementara di tahun 2020, laba Wahana Interfood ditargetkan sebesar Rp2,4 miliar atau turun dibandingkan tahun sebelumnya karena besarnya biaya yang dikeluarkan untuk investasi mesin dan pabrik baru. Selanjutnya di tahun 2021, laba ditargetkan Rp11 miliar seiring dengan beroperasinya pabrik baru.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya