JAKARTA - Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengatakan, Indonesia sangat berpeluang menjadi negara maju. Meskipun pendapatan per kapita Indonesia masih di bawah USD4.000.
Salah satu syaratnya jadikan Indonesia maju adalah harus bisa terlepas dari ketergantungan pada ekspor barang-barang mentah. Selama ini memang Indonesia masih bergantung pada ekspor kekayaan alamnya seperti batu bara dan sebagainya.
"Dalam beberapa tahun belakangan ini GDP Indonesia mengalami peningkatan walaupun GDP nya masih di bawah USD4.000. Berdasarkan global kompetitifnya index posisi GDP Indonesia USD3.876 ini masih mengandalkan SDA. Kalau ini masih terus berlanjut Indonesia tidak akan menjadi negara maju," ujarnya dalam acara Kongres Teknologi Nasional di Kantor BPPT, Jakarta, Rabu (20/3/2019).
Baca Juga: Ekspor Industri Furnitur dan Kerajinan Naik 8,2%
Menurut Hammam, Indonesia harus mendorong hilirisasi produk SDA-nya. Karena memang banyak sekali turunan produk SDA ini yang bisa dimanfaatkan untuk bisa menghasilkan nilai tambah.