JAKARTA - Direktur Utama PT Krakatau Steel (KS) (Persero) Tbk Silmy Karim menyatakan, segera mengumpulkan seluruh jajaran manajemen untuk menekankan komitmen dalam tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG). Hal ini guna membenahi tubuh perseroan dari tindakan koruptif.
"Jadi memang besok saya kumpulkan seluruh jajaran manajemen untuk berkomitmen menegakan GCG," katanya dalam konferensi pers di Kantor Pusat Krakatau Steel, Jakarta, Minggu (24/3/2019).
Baca Juga: Bos Krakatau Steel Terkejut Direksinya Kena OTT KPK
Dia menyatakan, dengan komitmen tersebut maka peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada salah satu direksi KRAS diharapkan tidak terjadi lagi. Seperti diketahui, KPK telah menangkap Direktur Produksi dan Riset Teknologi Krakatau Steel Wisnu Kuncoro ketika menerima uang kontraktor, pada Jumat malam (22/3/2019).
Silmy bahkan menekankan, dirinya menerapkan prinsip tidak ada toleransi terhadap tindakan koruptif.
"Tidak ada yang bisa lagi untuk coba-coba dan menegakkan 'zero tolerance' terhadap penerapan GCG. Tidak ada dan tidak bisa ada lagi hal-hal seperti ini," katanya.
Baca Juga: Direksi Kena OTT, Bos Krakatau Steel: Tak Ganggu Kinerja
Silmy menekankan, dibawah kepemimpinannya akan dilakukan upaya pembenahan internal untuk memperbaiki performa perusahaan.
"Saya akan lakukan apapun untuk menciptakan suatu organisasi yang bersih, unggul, kompetitif berdaya saing dan bisa menjadi kebanggan nasional," kata dia.
(Feby Novalius)