Keseluruhan ruas tol Banda Aceh-Sigli terbagi ke dalam enam seksi di antaranya, seksi satu mulai Padang Tiji-Seulimeum sepanjang 25,2 kilometer, seksi dua Seulimeum-Jantho 6,1 kilometer, dan seksi tiga Jantho-Indrapuri 16 kilometer.
Data terakhir, PT Hutama Karya (Persero) telah melakukan pembayaran ganti rugi ke masyarakat senilai Rp168,2 miliar bagi 965 bidang tanah dari total 3.586 bidang yang memakai lahan seluas 856 hektare dengan lebar 80 meter demi terealisasi pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli.
"Start (mulai) pekerjaan kita, memang di seksi 4 dari total 6 seksi. Arti seksi di sini 'gate to gate'. Inilah dipilih awal kontruksi jalan tol kita berada di seksi 4," katanya.
"Dari 'gate to gate' ini, nantinya bisa berfungsi. Perkiraan kita di tahun 2022, tol Banda Aceh-Sigli sudah bisa difungsikan," beber Alfi.
Baca Juga: Kontrak 2 Ruas Tol Trans Sumatera Diteken Pekan Depan