JAKARTA - Sebanyak 40% unit kereta rel listrik (KRL) berusia tua di mana komponen elektriknya berusia di atas 20 tahun dan merupakan salah satu penyebab gangguan.
“Ada hampir 40% dari total rangkaian kereta yang kita beli,” kata Direktur Teknik PT Kereta Commuter Indonesia John Roberto usai Sharing Session Pengelolaan Layanan KRL dilansir dari Antaranews, Kamis (11/4/2019).
John menuturkan seri lama tersebut, yakni seri 1.000, 6.000 dan 8.000 di mana keluaran tahun 1985 dan 1993.
Baca Juga: Ada Jalur Dwiganda, Antrean KRL Commuter Line Berkurang?