Kapuas Prima Coal Kantongi Pendapatan Rp201,26 Miliar

, Jurnalis
Kamis 25 April 2019 14:07 WIB
Ilustrasi: Shutterstock
Share :

Ekuitas ZINC naik menjadi Rp630,27 miliar dari akhir 2018 senilai Rp588,14 miliar. Total aset perseroan menurun menuju R1,3 triliun dari sebelumnya Rp1,32 triliun. Tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp1,4 triliun dengan laba bersih Rp210 miliar pada 2019. Angka ini masing-masing meningkat 85,5% dan 90% secara tahunan.

Direktur Keuangan Kapuas Prima Coal, Hendra Susanto William mengatakan, target pertumbuhan pendapatan dan laba tersebut didasarkan oleh beberapa pertimbangan dan rencana strategis. Pertama, menurut Hendra, smelter timbal perusahaan ini bisa mulai beroperasi pada tahun ini. Dengan begitu, hasil produksi mineral perusahaan ini bisa ditingkatkan menjadi dalam bentuk batangan. Alhasil, hal ini dapat menambah nilai jual produknya.

Kedua, perusahaan ini bakal mengembangkan infrastruktur untuk cadangan mineral sehingga pengambilan ore dari setiap terowongan dalam tanah dapat semakin besar dan efisien. ZINC telah menyiapkan USD10 juta untuk penggantian alat berat dan penunjang untuk pengambilan ore dari tambang bawah tanah. Ketiga, perusahaan ini bakal mulai mengoperasikan pabrik flotasi kedua mulai kuartal II-2019. Menurut dia, test run atas pabrik flotasi kedua tersebut telah dimulai sejak Desember 2018.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya