JAKARTA - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya membuka suspensi saham PT Kapuas Prima Coal Tbk. Setelah 7 hari perdagangan diberhentikan sementara, saham ZINC pada sesi pertama ini langsung dibuka drop.
Berdasarkan pantauan Okezone, sesi perdana Selasa (7/11/2017) pukul 11.40 WIB, saham yang baru melantai Senin 16 Oktober 2017 lalu ini, merosot 10 poin atau 0,58% ke posisi Rp1.720 per lembar saham.
Baca juga: 'Ditahan' 2 Hari, Akhirnya BEI Bebaskan Saham Kapuas Prima Coal
Keputusan pembukaan suspensi ini merujuk kepada penguman bursa nomor Peng-SPT-0047/BEI.WAS/10-2017. "Suspensi atas pedagangans aham PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai pedagangan sesi I tanggal 7 November 2017," ujar Kadiv Pengawasan Transaksi Irvan Susandy, dalam keterbukaan informasi BEI.
Perusahaan tambang ini merupakan tamu BEI yang ke-561. Emiten ini melepas 550 juta lembar saham atau setara dengan 20,79% dari modal ditempatkan dan disetor penuh sesudah penawaran umum. Dalam masa penawaran umum, perseroan menawarkan saham di harga Rp140 per saham. Dengan demikian, ZINC menargetkan raihan dana sebesar Rp77 miliar.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.