JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) membukukan laba bersih sebesar Rp757,9 miliar pada kuartal I-2019. Pencapaian itu melonjak 24,9% di bandingkan laba bersih kuartal yang sama tahun sebelumnya.
“Peningkatan laba bersih itu terkait dengan efisiensi operasional yang kami lakukan. Ini juga dampak dari digitalisasi semua pelayanan IPC,” kata Direktur Utama IPC Elvyn G Masassya melalui siaran persnya di Jakarta, kemarin.
Elvyn menjelaskan, sepanjang tiga bulan pertama 2019, IPC berhasil menekan biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) sebesar 2,37%.
Baca Juga: Bongkar Pasang Direksi Pelindo II
Sebelumnya, berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) IPC, BOPO diproyeksikan sebesar 69,12%. “Namun dalam realisasinya, kami bisa menekan biaya operasional terhadap pendapatan operasional menjadi sebesar67,48%,” ungkapnya.
Diamenjelaskan, sebagai pengelola pelabuhan kelas dunia, IPC berkomitmen untuk terus melakukan efisiensi agar seluruh pelayanan dan operasionalnya memiliki daya saing tinggi. Efisiensi ini pada akhirnya akan menguntungkan konsumen.
“Prinsip kami adalah bagaimana memberikan pelayanan kepelabuhan yang lebih cepat dan lebih mudah,” katanya. Di era ini, kata Elvyn, IPC terus bertransformasi menjadi fasilitator perdagangan.