Amran juga menyatakan bahwa Indonesia tidak lagi bisa mengimpor jagung dari Argentina. Ia mengklaim komoditas jagung sudah swasembada, bahkan sudah ekspor.
Amran mengatakan keberhasilan mencapai swasembada dicapai melalui peningkatan produktivitas, manajemen irigasi, dan peningkatan indeks pertanaman produktivitas.
"Kami katakan sudah swasembada dan ekspor jagung sehingga mereka menerima dan cukup kaget. Beliau tanya apa yang kami lakukan. Kami gunakan 'rainwater harvesting system', membangun embung kecil dan dam-dam besar," katanya.
Dalam pertemuan ini, Menteri Amran didampingi oleh Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil dan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita.
Sementara pihak Argentina diwakili oleh Secretary of Agriculture, Livestock and Fishery Guillermo Bernaudo, President of National Food Security and Quality Service Ricardo Negri dan Deputy Head of Mission Leandro Waisman.
(Feby Novalius)