Meski demikian, beberapa unit armada baru yang telah datang saat kuartal I/2019 telah berhasil meningkatkan pendapatan perseroan. Sepanjang kuartal pertama, JAYA mencatatkan lonjakan pendapatan sebesar 104% menjadi Rp12,14 miliar dari catatan pada tahun sebelumnya senilai Rp5,94 miliar.“Situasi setelah Pemilu lebih baik, kalau target belum bisa kasih,” ungkapnya.
Sebagai informasi, perseroan tahun ini memprediksi kenaikan pendapatan dan laba bersih yang signifikan mencapai 200%-300% dibandingkan dengan pencapaian tahun 2018. Kata Darmawan, kenaikan yang signifikan ini didorong dengan penambahan armada truk perusahaan sebanyak 61 unit di tahun ini yang akan menopang peningkatan pemasukan perusahaan.”Hasil dana IPO akan digunakan untuk menambah jumlah armada truk menjadi 131 unit dari hanya sebanyak 70 unit di tahun ini. Diharapkan dengan penambahan armada ini bisa meningkatkan kapasitas pengangkutan logistik klien perseroan,”ujarnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)