JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menilai anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya bersifat sementara. Hal tersebut merupakan imbas dari memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China.
"Tenang saja ini temporary lah. Trade war saja, tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ujarnya, di Masjid Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (17/5/2019).
Baca Juga: 323 Saham Rontok, IHSG Terjun ke Level 5.895
Wimboh tak menjelaskan secara detail kenapa pergerakan IHSG bisa menurun. Menurutnya, hal tersebut biasa terjadi dan merupakan respons pasar.
"Namanya pasar ya begitu lah," singkatnya.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tergelincir pada penutupan perdagangan sesi I hari ini. IHSG turun 24 poin atau 0,40% ke level 5.871,61
Pada penutupan perdagangan siang ini, ada 138 saham menguat, 296 saham melemah, dan 133 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp3,4 triliun dari 9,5 miliar lembar saham diperdagangkan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)