Rumahnya Akan Digusur, Menteri Basuki: Saya Sudah Tinggal Sejak 1994

Taufik Fajar, Jurnalis
Rabu 05 Juni 2019 17:26 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Rumah pribadi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono terkena dampak dari pembangunan ntuk pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). Rumah tersebut sudah ditingalinya sejak 1994 atau hampir 25 tahun.

"Rumah pribadi itu sudah lama ditinggali sejak 1994, di mana dulunya di sana masih rawa-rawa belum aspal," ujarnya, saat menghadiri open house Menko Darmin di komplek perumahan Menteri Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (5/6/2019).

Baca Juga: Kegiatan Lebaran Menteri Basuki dari Makan Rendang hingga Mudik ke Semarang

Untuk pengganti rumahnya tersebut, Basuki mengaku sedang membangun rumah di daerah Kemang Pratama. Lahan tersebut sudah dibeli pada saat krisis moneter atau 1998.

"Itu beli 1998 waktu krisis, pada waktu itu rumah di jual-jual. Dan rumahnya pun belum jadi. Tak tahu nanti. Belum ada rumah lain," ungkap dia.

Sebelumnya, berita tentang rumah pribadi Basuki yang terkena dampak dari pembangunan jalan tol di Bekasi menjadi viral dan mendapatkan banyak tanggapan dari netizen. Berita viral tersebut berawal dari cuitan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD.

Baca Juga: 10 Danau Kritis Akan Direvitalisasi Kementerian PUPR

Saat dikonfirmasi, Kepala Biro Komunkasi Publik Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja membenarkan cuitan dari Mahfud MD tersebut. Menurutnya, rumah Menteri Basuki terletak di kompleks Rawa Semut, Bekasi Timur.

Lokasi rumah tersebut nantinya akan dilewati oleh proyek pembangunan jalan tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu (Becakayu) seksi II B.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya