Fakta di Balik Runtuhnya Bisnis Giant

Giri Hartomo, Jurnalis
Minggu 30 Juni 2019 08:20 WIB
Foto: Okezone
Share :

JAKARTA - PT Hero Supermarket Indonesia Tbk menutup enam gerai Giant yang berada di Jabodetabek. Karena akan tutup, enam gerai tersebut memberikan diskon besar-besaran hingga 5-50%.

Adapun 6 toko itu adalah Giant Ekspres Cinere Mall, Giant Ekspres Mampang Prapatan, Giant Ekspres Pondok Timur, Giant Ekstra Wisma Asri, Giant Ekstra Jatimakmur, dan Giant Ekstra Mitra 10 Cibubur

Tutupnya enam gerai Giant di Jabodetabek itu menyimpan sejumlah fakta menarik. Berikut Okezone telah merangkum beberapa fakta menarik tentang tutupnya enam gerai Giant.

1. Bukan Karena Transaksi Online

Meskipun banyak yang mengkambing hitamkan jual beli online, namun nyatanya tutupnya enam gerai Giant ini bukan disebabkan oleh transaksi online. Pasalnya, jumlah transaksi online hingga saat ini masih sangat rendah sekali.

Berdasarkan data yang didapatkan oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) jumlah transaksi online masih dibawah dari angka 10%. Artinya, masih sangat banyak orang yang berbelanja secara offline.

Penutupan supermarket Giant di enam lokasi ini lebih karena alasan efisiensi agar korporasi dapat terus berusaha dan menghidupi bisnisnya.

Keenam gerai yang akan ditutup, akan direlokasi terhadap lokasi yang baru, yang lebih strategis dan memiliki potensi pendapatan lebih baik daripada gerai yang saat ini masih beroperasi.

2. Pegawai Giant yang Akan Tutup Pasrah Hadapi PHK

Tutupnya enam gerain Giant itu artinya akan berdampak kepada pengurangan tenaga kerja alias Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Para pegawai dari keenam gerai itu pun mengaku hanya bisa pasrah menerima nasibnya.

Pasalnya hingga saat ini belum ada kepastian dari perusahaan akan dipindahkan atau akan di PHK. Para karyawanmasih menunggu kepastian perusahaan sebelum enam gerai tersebut benar-benar tutup pada 28 Juli 2019 mendatang.

3. Tutupnya Enam Gerai Merupakan Hal Normal Dalam Usaha

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai penutupan beberapa gerai ritel modern Giant, yang dimiliki oleh PT Hero Supermarket Tbk, disebabkan persaingan bisnis, yang makin ketat

Darmin mengatakan saat ini persaingan bisnis ritel modern sangat ketat, karena pelaku industri saling berlomba-lomba untuk menawarkan layanan terbaik kepada konsumen.

Untuk itu, dia meminta tidak ada hal yang dirisaukan dari persaingan bisnis ritel tersebut, karena ini merupakan bagian dari dinamika kegiatan ekonomi.

4. Alasan Hero Tutup Enam Gerai Giant untuk Respon Perubahan Konsumen

PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengaku jika ditutupnya Giant di enam gerai ini harus dilakukan guna merespon perubahan perilaku konsumen. Dalam beberapa tahun terakhir, persaingan bisnis ritel makanan mengalami peningkatan sehingga membuat pelanggan telah mengubah cara mereka berbelanja.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya