Meski terkesan lama, ia yakin upaya ini dapat meminimalisasi terjadinya krisis energi seperti yang dialami Amerika Serikat. Penyebabnya karena adanya gangguan pasokan dari Timur Tengah akibat pergolakan politik.
Apabila Indonesia mampu berdaulat secara energi, kata dia, maka krisis energi akibat adanya faktor eksternal dapat diatasi dan Indonesia tidak akan bergantung lagi pada pasokan dari luar.
"Jadi kita bicara bukan dari source energy-nya, tapi dari terganggunya rantai suplai. Kita bicara tentang kedaulatan energi," kata dia.
(Feby Novalius)