Prediksi Ekonomi RI di 2019 Jadi 5,08%, Menko Darmin: Masih Ada Ketidakpastian Global

Taufik Fajar, Jurnalis
Jum'at 30 Agustus 2019 20:16 WIB
Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Pemerintah memprediksi angka pertumbuhan ekonomi (PE), Indonesia pada akhir tahun nanti hanya sebesar 5,08%. Di mana target yang ditetapkan dalam APBN 5,3%.

Terkait hal itu, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa prediksi PE 5,08% itu, karena masih adanya ketidakpastian global hingga saat ini. Hal ini memberikan dampak kepada negara-negara berkembang seperti Indonesia.

 Baca juga: Meleset dari Target, Sri Mulyani Prediksi Pertumbuhan Ekonomi di 2019 hanya 5,08%

"Ya selama beberapa kuartal ini impor turun baru kemarin dia (naik) lagi. Sebenarnya proses itu udah terjadi selama setahun terakhir dengan melambatnya impor secara berturut-turut. Baru bulan Agustus dia positif lagi," ujar dia, di Gedung Kemenko Perekonomian Jakarta, Jumat (30/8/2019).

 

Menurut dia, pendorong PE Semester II 2019 itu saat ini tidak hanya didorong sektor konsumsi saja. Tapi pada sektor investasi juga.

 Baca juga: Potensi Ekspor Buah Tinggi, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Capai 5,3%

"Karena ekspor kita ini pun belum bisa diharapkan," ungkap dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir tahun nanti hanya sebesar 5,08%. Angka ini jauh dubawah target yang ditetapkan dalam APBN 5,3%.

 Baca juga: Sri Mulyani Sebut Perang Dagang AS-China Turunkan Ekonomi Dunia 0,5%

Namun lanjut Sri Mulyani mengaku pemerintah masih akan tetap mengejar pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%. Asal tahu saja, angka sebesar 5,2% merupakan revisi dari Pertumbuhan Ekonomi 2019 yang dilakukan pada Juli lalu.

"Total 2019 dibulatkan satu digit 5,1% atau 5,08% itu adalah forecasting berarti outlook 5,2% masih kami taruh di sana tapi internal kita lihat di 5,08%," ujarnya di Gedung DPR-RI.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya