Dia menyatakan, saat ini emas Antam memang mengalami penurunan dari posisi tertingginya di lusa kemarin. Menurutnya, ini hal yang wajar mengingat kondisi global memang ditengah ketidakpastian.
Meski demikian, melihat kondisi perang dagang yang diperkirakan masih akan terus berlanjut, maka nilai emas bakal terus meningkat.
Ibrahim bahkan menekankan, ketika nilai emas sedang turun dari posisi tertingginya saat ini, maka sangat tepat untuk membeli.
"Jadi ini kesempatan bagi investor untuk bisa melakukan pembelian di harga terendah. Emas di tahun 2019 ini memang sangat berkilau sekali harganya," jelasnya.
Ibrahim menjelaskan, selain perang dagang antara AS dan China, harga emas kedepannya turut dipengaruhi sejumlah kondisi global lain. Di antaranya, soal keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit, ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Semenanjung Korea, serta penurunan suku bunga acuan oleh seluruh bank sentral saat merespons pelemahan ekonomi global.
"Ini yang akan menyebabkan orang-orang beralih ke safe haven, salah satunya emas," ungkap dia.
(Dani Jumadil Akhir)