BNI Lirik Peluang Pengembangan Properti di Ibu Kota Baru

Yohana Artha Uly, Jurnalis
Jum'at 30 Agustus 2019 20:21 WIB
Desain Ibu Kota Baru (kementerian PUPR)
Share :

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melihat peluang pengembangan properti di lokasi ibu kota baru di wilayah Kalimantan Timur. Lantaran, pembangunan ibu kota akan membutuhkan banyak pembangunan infrastruktur untuk perkantoran hingga perumahan.

"Kita berharap dengan ada pembangunan ibu kota, tentunya ada kebutuhan untuk pembangunan gedung dan segala macam. Ini kan peluang bagi kita untuk mengembangkan bisnis properti. Terus terang aja properti ini agak sedikit slow down," ujar Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Achmad Baiquni di Menara BNI, Jakarta, Jumat (30/8/2019).

 Baca juga: Menteri Jonan Buka-bukaan Pasokan Listrik di Ibu Kota Baru

Baiquni mengatakan, dengan adanya pembangunan properti di lokasi ibu kota baru maka memberikan kesempatan bagi BNI untuk ikut serta menyalurkan kredit konstruksi.

 

"Paling enggak, kita bisa menyalurkan kredit konstruksinya kepada kontraktor-kontraktor yang mendapatkan orderan seperti itu," katanya.

 Baca juga: Ibu Kota Pindah, Infrastruktur Internet Diminta Harus Memadai

Meski demikian, lanjutnya, BNI hingga saat ini belum memperkirakan kebutuhan dana untuk penyaluran kredit properti yang khusus melakukan pembangunan di ibu kota baru. Menurutnya, kebutuhan tersebut bakal disesuaikan dengan rencana pertumbuhan penyaluran kredit perusahaan.

Baiquni pun meyakini pembangunan ibu kota baru jadi kesempatan besar bagi BNI untuk mendorong penyaluran kredit.

 Baca juga: Pengembang Ngeluh Harga Tanah di Katim Naik, Ini Kata PUPR

"Secara angka absolut belum. Tapi tentunya ini peluangnya besar, kita bisa mengalokasikan dari sektor lain ke sektor yang properti. Dalam hal itu kita masih bisa fleksibel," tukas dia.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya