YIA Beroperasi, Menpar: Yakin Target Sejuta Wisman ke Borobudur Tercapai

Kuntadi, Jurnalis
Rabu 18 September 2019 19:23 WIB
Menpar Arif Yahya (Foto: Okezone)
Share :

KULONPROGO – Kementerian Pariwisata mentargetkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Candi Borobudur pada 2020 minimal satu juta orang. Mereka telah melakukan persiapan pada infrastruktur hinga pemasaran dan promosi. Kehadiran bandara Yogyakarta International Airport (YIA) diharapkan bisa menjadi pintu masuk wisatawan ke Borobudur.

“Proyeksi kita tahun depan itu sudah satu juta wisatawan yang datang ke orobudur,” jelas Menteri pariwisata Arief Yahya saat membuka Fokus Group Discoussion Satu juta wisatawan mancanegara ke Destinsi Super Prioritas Bobobudur melalui Pengambangan Aksesibilitas bandara YIA, di Terminal Penumpang Bandara YIA, Rabu (18/9/2019).

 Baca juga: Baru 4 Bulan Beroperasi, Bandara Internasional Yogyakarta Melayani 96 Ribu Penumpang

Pemerintah pusat telah mengalokasikan dana untuk infrastruktur fisik pendukung dengan anggaran Rp. 2,1 triliun. Selain itu juga ada anggaran lain yang mencapai Rp3 triliun, seperti untuk pemasaran, promosi, pemberian insentif hingga penyiapan SDM di sekitar bandara.

 

“Utilitas dan infrastruktur ini telah disiapkan untuk mendongkrak kunjungan wisata,” jelasnya.

 Baca juga: Pembangunan Bandara YIA Dinilai Sangat Cepat

Selama ini turis yang datang langsung lewat Adisutjipto hanya skeitar 138.600. artinya untuk mengejar target satu juta hanya butuh tujuh kali lipat. Kehadiran YIA, akan menyelesaikan permasalahan yang ada yang menjadi kendala bagi pengembangan pariwisata. Dengan kapasitas 20 juta penumpang, akan banyak penerbangan asing yang datang yang selama ini tidak bisa ditampung di bandara Adisutjipto, Yogyakarta.

Menpar yakin, target ini akan tercapai. Selama ini dalam promo selalu membawa branding Borobudur. Disamping itu maskapai penerbangan juga akan diberikan insentif. Sebelumnya emyrates Air tertarik untuk mengoperasionalkan pesawat besar seperto boeing 777 atau airbus 380. Kehadiran YIA yang menjadi badara terbaik akan mampu dipakai untuk pendaratan pesawat berbadan besar dan terberat sekalipun.

 Baca juga: Tinjau YIA, Presiden Jokowi: Ini Bandara Besar Sekali

Selain tingkat kunjungan wisata, mereka juga ingin menambah long of stay wisatawan di Borobudur ataupun Yogyakarta. Selama ini di Borobudur hanya 1,2 hari dan di Yogyakarta hanya 2,1 hari. Kedepan harus bisa ditambah hingga 8 hari seperti rata-rata nasional.

“Ke depan harus ditambah dengan atraksi, agar long of stay-nya bisa meningkat,” jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya