Sambil menunggu penyaluran kembali rumah subsidi lanjut Endang, pihaknya menghentikan pembangunan rumah subsidi. Hal ini menyusul belum jelasnya kapan anggaran tambahan atau kuota tambahan dari rumah subsidi itu akan dicairkan.
Menurut Endang, karena tak kunjung cair, para pengembang pun tidak memiliki modal untuk membangun lagi. Karena rumah yang sudah dibangun pun tak kunjung akad mengingat habisnya kuota rumah subsidi.
"Stop bangun sudah pasti. Stop bangun karena enggak punya modal untuk terus," ucapnya.
(Rani Hardjanti)