JAKARTA - Saham PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) kembali menjadi sorotan di pasar modal. Untuk itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi ke saham Bank Artos Indonesia.
Suspensi berlaku di pasar reguler dan pasar tunai sejak perdagangan hari ini 8 Oktober 2019 sampai dengan pengumuman BEI lebih lanjut.
BEI suspensi saham Bank Artos Indonesia karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Demikian dikutip dalam keterbukaan informasi BEI, Jakarta, Selasa (8/10/2019).
Baca Juga: Suspensi Dicabut, Saham Bank Artos Meroket 24%
Sekadar informasi, saat ini beredar isu Bank Artos Indonesia akan diambil alih Gojek dan menjadi Gojek Bank (GoBank).
Pada perdagangan 7 Oktober, saham ARTO naik Rp520 atau 25% menjadi Rp2.630 per saham dari sebelumnya Rp2.110.
BEI juga melakukan suspensi ke Bank Artos pada 4 Oktober karena sahamnya naik 150%. Harga saham ARTO ditutup pada level Rp2.110 pada Kamis 3 Oktober. Kisaran pergerakan harga saham ini berada di Rp1.790-2.11..
Baca Juga: Naik 150%, Saham Bank Artos Disuspensi Hari Ini
Sementara itu, pada perdagangan 16 September 2019, harga sahamnya masih tercatat Rp830. Artinya, saham ini sudah melonjak 150%.
Kemudian, pada 7 Oktober, BEI mencabut suspensi. Saham Bank Artos Indonesia pun kembali melonjak Rp520 atau 24,6% ke Rp2.630.
(Dani Jumadil Akhir)