JAKARTA - Tokopedia bakal fokus merambah pasar lokal ketimbang pasar global. Hal itu menjadi strategi bisnis startup unicorn tersebut ke depannya.
"Kalau temen-temen unicorn lain ekspansi ke global, Tokopedia akan go local bukannya go global," ujar CEO Tokopedia William Tanuwijaya dalam konferensi pers di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (10/10/2019).
Baca Juga: Tokopedia Incar Transaksi Rp222 Triliun ke Ekonomi Indonesia di 2019
Menurutnya, ada potensi di daerah-daerah Indonesia yang memiliki 100 juta masyarakat yang tinggal di perdesaan. Jumlah ini bahkan lebih besar dari pasar Singapura yang memiliki potensi 5 juta penduduk.
"Kami merasa Boyolali lebih berpotensi daripada Bangkok dan Surakarta lebih penting dari pada Singapura," katanya.
Dengan menargetkan pasar lokal, William meyakini 100 juta masyarakat perdesaan bisa diberdayakan sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi nasional. Untuk mencapai hal tersebut, salah satunya dengan melakukan pembangunan gudang di kota-kota besar di Indonesia.
Pembangunan gudang itu dilatarbelakangi pengalaman para pengusaha daerah yang ingin merambah pasar nasional. Upaya lakukan ekspansi itu sering kali mengalami kerugian yang besar saat gagal.
Baca Juga: E-Commerce Indonesia Tumbuh 12 Kali Lipat sejak 2015
Maka dengan pengadaan gudang yang disediakan oleh Tokopedia, pengusaha daerah hanya perlu melakukan penyewaan gudang dengan harga yang lebih murah ketimbang membangun toko fisik. Konsep gudang tersebut akan menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dapat mendata kebutuhan toko tersebut untuk mengisi pasokan produk di kota itu.