Karena semakin banyak orang bergabung dengan 'super-app' ini, akan semakin sulit untuk mengubah perilaku kembali menjadi harus pergi ke banyak tempat untuk menyelesaikan sesuatu. Semua orang ada di aplikasi ini, dan untuk memberikan alternatif apa pun ke pasar berarti mengatasi rintangan partisipasi,” kata mitra pengelola di RUMJog Enterprises Tom Young.
6. Dampak Transportasi Online
Transportasi online telah mengubah wajah industri mobilitas masyarakat menuju tujuannya masing-masing. Baru-baru ini, perusahaan pemantau pasar teknologi global, ABI Research mencatat pada 2018 hampir 22 miliar perjalanan melalui transportasi online di seluruh dunia terselesaikan. Pasalnya, di 2019 jumlah perjalanan yang dilayani akan mencapai Rp28 miliar.
(Feby Novalius)