JAKARTA - Kekayaan Pendiri dan Presiden Uniqlo Tadashi Yanai naik USD2,8 miliar atau sekira Rp39,5 triliun dalam kurun waktu satu minggu. Hal ini diakibatkan dari hasil penjualan perusahaan ritel pakaiannya Uniqlo, serta perusahaan induk Fast Retailing.
Melansir Forbes, Jakarta, Senin (21/10/2019), konglomerat yang terdaftar di Tokyo itu membukukan rekor laba tahunan untuk tahun ketiga berturut-turut. Kenaikan 9,1% dari tahun ke tahun itu didorong oleh penjualan yang kuat dari Uniqlo.
Baca Juga: 5 Endorser Termahal di Medsos, Ternyata Nilainya Triliunan
Keuntungan USD2,4 miliar yang sejalan dengan ekspektasi pasar, mendorong harga saham sebesar 2,6% dalam satu hari dan 8% lainnya dalam seminggu terakhir yang berakhir pada 17 Oktober. Yanai, yang memiliki 44% saham di Fast Retailing, kini memiliki kekayaan yang bernilai USD31,6 miliar atau sekira Rp446 triliun. Angka ini bahkan lebih tinggi USD2,8 miliar hanya sejak seminggu yang lalu.
Yanai merupakan orang terkaya ke-27 di dunia, naik dari peringkat ke-41 dalam daftar Forbes Billionaires yang diterbitkan pada bulan Maret. Dia berada di depan Michael Dell dan François Pinault, yang masing-masing kekayaannya bernilai USD30,9 miliar atau sekira Rp436 triliun.
Baca Juga: 5 Endorser Termahal di Medsos, Ternyata Nilainya Triliunan
Yanai meraih kembali gelar orang terkaya Jepang dari Masayoshi Son pada bulan April. Son merupakan pendiri perusahaan telekomunikasi dan investasi SoftBank, dengan kekayaan bernilai USD19,1 miliar. Kekayaan bersihnya turun USD5 miliar sejak Maret, sebagian karena investasi Softbank yang bermasalah di WeWork.