Pada intinya, Agus menilai, le depannya Kementerian Perdagangan fokusnya bisa meningkatkan nilai ekspor terutama produksi komoditas di Indonesia yang ekspornya bagus tapi tidak punya peluang selama ini.
"Misalnya produksi yang kita ekspor ke Amerika, tapi negara lain dengan barang yang sama masuknya lebih baik. Artinya lebih murah, dealnya dengan tarif dan sebagainya," tuturnya.
(Feby Novalius)