Bank Mandiri Targetkan Lepas Saham Axa General Insurance di Tahun Depan

Yohana Artha Uly, Jurnalis
Selasa 29 Oktober 2019 10:53 WIB
Kerjasama (Discovermagazine)
Share :

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bakal melepas seluruh kepemilikan saham (divestasi) di PT Mandiri Axa General Insurance (MAGI). Kini kepemilikan saham Mandiri hanya tinggal 20% di MAGI dan ditargetkan proses divestasi kelar di 2020.

Pelepasan saham perusahaan asuransi itu dilakukan secara bertahap. Mulanya perusahaan pelat merah itu memiliki 60% saham MAGI, sedangkan 40% dimiliki oleh AXA yang berkedudukan di Perancis.

 Baca juga: OJK: Merger Axa Life Tidak Pengaruhi Premi

Pada tahap pertama Mandiri telah melepas 40% saham kepada AXA yang prosesnya telah selesai di akhir 2018. Kini tinggal melepas 20% saham yang dimiliki, dimana paling lama 5 tahun sejak 2018, saat ini waktu yang tersisa tinggal 3 tahun.

 

Sisa saham yang 20% itu harus dimiliki investor domestik. Lantaran, mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, kepemilikan badan hukum asing dalam perusahaan tidak boleh melebihi 80%. Saat ini AXA telah menggenggam 80% usai divestasi awal.

 Baca juga: AXA Life Ditutup OJK, Bagaimana Nasib Nasabah?

"Jadi AXA perlu cari investor domestik, karena 80% asing maksimal, sisanya 20% harus lokal. Jadi mereka sedang mencari," ungkap Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Menurutnya, jika AXA telah menemukan investor strategis yang berminat pada saham MAGI, tentu hal ini harus melalui persetujuan Mandiri lebih dahulu. "Rasanya akan ada dalam waktu dekat (investor domestik), tahun depan kayaknya (divestasi selesai)," tambahnya.

 Baca juga: OJK Cabut Izin AXA Life Usai Merger

Dia menjelaskan, pelepasan saham MAGI dikarenakan tingkat Return on Equity (ROE) yang diberikan jauh lebih rendah dari ROE Bank Mandiri. Diperkirakan, ROE MAGI hanya berkisar 2%-4%, sedangkan Mandiri di posisi 12%.

Meski nantinya kepemilikan saham Mandiri di MAGI tidak ada lagi, namun kerjasamabancassurance akan tetap berjalan. Hal itu bisa dilakukan dengan penjualan produk melalui cabang-cabang Bank Mandiri.

Berbeda dari sebelumnya, saat memiliki saham MAGI alias masih berbentuk joint venture (JV), Mandiri bisa mendapatkan keuntungan dari pendapatannya. Bahkan bisa mendapatkan dividen jika perusahaan membukukan laba bersih.

"Jadi dalam bancassurance kami enggak ada jadi pemilik, tapi mereka bisa jualan produk di lewat kami, jadi kami dapat fee based income saja," kata Hery.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya