BNI Incar Pertumbuhan Laba Bersih 17% di 2020

Yohana Artha Uly, Jurnalis
Selasa 26 November 2019 20:28 WIB
Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI optimistis kinerja bisnisnya akan tumbuh dobel digit di tahun 2020 di tengah pelemahan ekonomi global. Pada tahun depan, BNI menargetkan pertumbuhan laba bersih hingga 17%.

"Untuk pertumbuhan laba bersih sendiri target 15% hingga 17%," ujar Direktur Utama BNI Achmad Baiquni dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Baca Juga: Direksi Dirombak, BNI Tunjuk Milenial Jadi Direktur Keuangan

Menurutnya, proyeksi pertumbuhan laba bersih itu realistis jika melihat realisasi kinerja keuangan tahun ini. Pada kuartal III-2019, BNI membukukan laba bersih sebesar Rp12 triliun, hanya tumbuh 4,7% dari periode yang sama di tahun 2018.

"Memang cukup tinggi karena melihat perkirakan laba tahun ini yang hingga kuartal III-2019 saja tumbuh 4,7%. Dengan angka segitu yakni basis yang masih rendah, tentunya ke depan akan lebih tinggi lagi secara persentase," jelasnya.

 

Di sisi lain, BNI bakal mendongkrak kinerja keuangan dengan penurunan biaya dana (cost of fund) yakni fokus meningkatkan komposisi Dana Pihak Ketiga (DPK) di CASA atau dana murah. Tahun depan BNI menargetkan pertumbuhan DPK sebesar 12%-14%.

Selain itu didorong penyaluran kredit yang juga ditargetkan tumbuh dobel digit, yakni di kisaran 11%-13% di 2020. Sementara itu untuk kualitas aset, BNI memperkirakan rasio kredit macet (Non Performing Loan/NPL) berada di kisaran 1,8%-2% pada tahun 2020.

"Jadi ini (pertumbuhan laba bersih) ditopang karena ekspansi kredit dan kami akan menjaga rasio CASA (dana murah) dan peningkatan fee based income," ujarnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya