Berkat Sepatu Jordan, Laba Nike Naik ke USD1,12 Miliar

Fabbiola Irawan, Jurnalis
Jum'at 20 Desember 2019 20:13 WIB
Nike (Reuters)
Share :

JAKARTA – Nike mencatat pendapatan kuartal III-2019 naik tajam, melebihi ekspetasi. Hal ini dikarenakan penjualan Sepatu Jordan edisi terbatas dan baju olahraga produksinya.

Merek sepatu Jordan itu berhasil menembus miliaran dolar AS pada pertama kali peluncurannya. Bahkan, segmen konsumen wanita di AS juga memburu sepatu Jordan yang ditujukan untuk konsumen pria.

 Baca juga: Nike Alihkan Sebagian Produksi ke Indonesia, Imbas Perang Dagang AS-China

Melansir CNBC, Jakarta, Jumat (12/20/2019), adapun kinerja Nike hingga kuartal terakhir dibandingkan dengan apa yang diharapkan para analis, yakni, awalnya Nike menargetkan pendapatan per saham di 58 sen dolar AS, namun hasilnya malah menyentuh 70 sen dolar AS.

 

"Saya tidak pernah lebih optimistis tentang masa depan perusahaan ini," kata CEO Nike, Mark Parker.

 Baca juga: Sahamnya Berjaya, Nike Tidak Terpengaruh Perang Dagang AS-China

Laba bersih naik USD1,12 miliar atau setara Rp15 triliun dan pendapatan bersih per saham 70 sen dolar. Laba tersebut naik 32,23% dibandingkan kuartal kedua yang mencatat laba bersih USD847 juta atau setara Rp11 triliun.

Sementara itu, pendapatan naik 10% ke USD10,33 miliar dari USD9,37 miliar periode sebelumnya. Mengalahkan ekspektasi yang di kisaran USD10,09 miliar.

 Baca juga: Diguncang Isu Diskriminasi, Nike Naikkan Gaji & Bonus 7.000 Karyawan

Nike juga telah berinvestasi secara agresif dalam meningkatkan operasi online-nya, yang meliputi aplikasi selulernya, seperti SNKRS, dan mendorong penjualan di toko-toko Nike. Ini telah mempersempit basis mitra grosir dan berfokus pada akun utama, seperti dengan Foot Locker, Nordstrom dan Peralatan Olahraga Dick.

Nike pada bulan November mengatakan tidak akan lagi menjual pakaian dan sepatu langsung ke Amazon. Hal ini sebuah inisiatif yang telah diuji sejak 2017. Bahkan, penjualan langsung Nike naik 17% selama kuartal tersebut.

Nike mengatakan penjualan alas kaki di Amerika Utara, tidak termasuk dampak dari perubahan mata uang, naik 8% selama periode terakhir, sementara penjualan pakaian jadi 1% dan penjualan peralatan naik 6%.

Total penjualan di Greater China, tidak termasuk dampak mata uang, tumbuh 23% menjadi USD1,85 miliar, melampaui estimasi untuk USD1,80 miliar.

Saham Nike, pada penutupan pasar Kamis, naik lebih dari 36% tahun ini. Perusahaan ini bernilai sekitar USD157,9 miliar. Saham pada hari Kamis mencapai tertinggi intraday sepanjang masa di USD101,27.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya