JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus melakukan upaya peningkatan ekspor dengan melanjutkan misi dagang ke berbagai negara di dunia.
"Misi dagang ini dilakukan untuk menggenjot dan meraih target pertumbuhan ekspor Indonesia," demikian seperti dikutip akun instagram resmi Kemendag, Jakarta, Senin (27/1/2020).
Baca Juga: Perbaiki Defisit Neraca Dagang, Kemendag Bakal Buka Pasar Baru
Melalui misi dagang, Kemendag bersama para pelaku usaha eksportir dari berbagai sektor akan melakukan promosi produk dan melakukan transaksi secara langsung dengan pembeli dari mancanegara.
Tahun ini, Kemendag menargetkan transaksi dengan berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan Prancis. Misi dagang 2020 juga menargetkan perluasan akses ke pasar nontradisional, seperti Vietnam, Rusia, dan Myanmar.
Baca Juga: Indonesia-Bahrain Sepakat Tingkatkan Kerjasama Ekonomi
"Mari kita dukung dan sukseskan misi dagang 2020 agar ekspor Indonesia semakin meningkat," tulisnya.
Berikut daftar misi dagang 2020 seperti dikutip Okezone:
1. Perancis sebesar USD979,4 juta yang akan dilaksanakan bulan Mei
2. Swiss senilai USD847,7 juta akan dilaksanakan di bulan Mei
3. Uni Emirat Arab dengan jumlah USD1,46 miliar di bulan September atau November ,
4. China sebesar USD28,17 miliar di bulan November
5. Saudi Arabia senilai USD1,7 miliar akan dilakukan bulan September atau November
6. Myanmar USD892,9 di bulan Agustus
7. Vietnam senilai USD6,11 miliar pada bulan Agustus
8. Australia dengan target USD2,12 miliar pada 11-12 Februari
9. Amerika Serikat senilai USD19,42 miliar di bulan Juni atau Juli
10. Rusia USD905,3 miliar pada bulan April
11. Azerbajian USD4,3 juta
(Dani Jumadil Akhir)