JAKARTA - Optimisme pelaku usaha terhadap kondisi bisnis di Indonesia terus menurun. Hal itu tercermin dari penurunan Indeks Tendensi Bisnis (ITB) di kuartal IV-2020 maupun perkiraan di kuartal I-2020 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).
BPS mencatat ITB pada kuartal IV-2019 sebesar 104,82, menurun dari kuartal III-2019 yang sebesar 105,33. Meski demikian, indeks tersebut masih tercatat tumbuh di atas rata-rata 100.
"ITB pada kuartal IV-2019 ini masih di atas 100 artinya ada optimisme pelaku bisnis, meski lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (5/2/2020).
Baca Juga: Hari Nasional Statistik, Kecuk: Data di Website BPS Level Kedua di Asia
Menurut pria yang akrab disapa Kecuk tersebut, penurunan optimisme pelaku usaha terhadap kondisi bisnis di dalam negeri terlihat dari turunnya indeks pada beberapa komponen pembentuk ITB. Komponen pendapatan usaha tercatat sebesar 106,42 turun dari indeks di kuartal III-2019 yang sebesar 106,92.
Begitu pula dengan komponen penggunaan kapasitas usaha yang turun menjadi 105,26 dari kuartal sebelumnya yang sebesar 107,56. Namun, komponen rata-rata jumlah jam kerja tercatat mengalami peningkatan tipis menjadi 102,51 dari 101,51 di kuartal III-2019.
Berdasarkan lapangan usaha, lanjut Kecuk, tingkat kondisi bisnis yang membaik dan optimisme pelaku bisnis tertinggi terjadi pada sektor administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib dengan nilai ITB 115,48. Kemudian sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial dengan ITB 114,56, serta penyediaan akomodasi dan makan minum dengan ITB 113,91.