Perseroan juga berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp17,7 triliun, naik 39,3% dibandingkan dengan periode yang sama 2018 sebesar Rp12.7 triliun. Aset Pegadaian sepanjang 2019 meningkat 23,7 %, menjadi Rp65,3 triliun dari tahun sebelumnya Rp52,8 triliun.
Produk Gadai masih mendominasi kinerja Pegadaian, dengan portofolio outstanding loan (OSL) Gadai sebesar Rp40,3 triliun setara 80%. Adapun produk non gadai berkontribusi OSL sebesar Rp10,1 triliun setara 20% pada 2019.
“Kami akan terus fokus pakai core business gadai, selain mengembangkan produk-produk lain non gadai,” papar dia.
(Feby Novalius)