Bantu Venezuela, AS Sanksi Perusahaan Minyak Rusia

, Jurnalis
Rabu 19 Februari 2020 14:11 WIB
Kilang (Reuters)
Share :

JAKARTA - Pemerintah Amerika Serikat mengenakan sanksi-sanksi ke perusahaan dagang milik pemerintah Rusia, Rosneft. Perusahaan tersebut diketahui membantu Venezuela menghindari embargo ekspor minyak dari negara itu.

Mengutip VoA Indonesia, Jakarta, Rabu (19/2/2020), kata pejabat pemerintah AS, Rosneft Trading Company dan kepala perusahaan itu, Didier Casimiro dimasukkan ke dalam daftar hitam AS untuk mencegah mereka bergerak dalam sistem keuangan global.

 Baca juga: Lifting Minyak Indonesia Cuma Balik Modal 60%

Ini adalah tindakan yang dianggap luar biasa keras terhadap sebuah perusahaan yang terkait dengan pemerintah Rusia dan sekaligus peningkatan kampanye AS yang gagal menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Rosneft Trading Company adalah pialang utama untuk penjualan dan pengangkutan minyak Venezuela.

 Baca juga: Metode Enhanced Oil Recovery Mampu Tingkatkan Produksi Minyak, DEN: Cuma Cost Mahal

“Rosneft Trading telah mendukung pemerintahan Maduro dan memungkinkannya terus menindas rakyat Venezuela,” kata Pompeo ketika mengumumkan sanksi-sanksi itu.

Namun, anggota DPR Rusia Pavel Zavalny mengatakan Russia akan terus bekerja sama dengan Venezuela dalam sektor energi kendati adanya sanksi-sanksi Amerika itu.

Baca juga: Saudi Aramco Masih Berencana IPO di 2018

“Kita tidak akan meninggalkan kawan kita yang sedang kesusahan,” kata Zavalny.

Pemerintah Amerika dan sekitar 60 negara lain mengatakan pemilihan kembali Maduro pada 2018 tidak sah, dan karenanya AS mengakui tokoh oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya