JAKARTA - Kementerian Perdagangan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aksi panic buying. Karena aksi ini justru akan merugikan masyarakat.
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, masyarakat diminta untuk bijaksana dalam berbelanja. Artinya, bagi yang ingin berbelanja maka harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan saja.
"Silakan berbelanja, tapi disarankan sesuai dengan kebutuhan. Karena pemerintah juga akan memastikan pasokan dari barang tersebut cukup terpenuhi," ujarnya saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (2/2/2020).
Baca Juga: Masyarakat Diminta Jangan Panic Buying, Inflasi Bisa Tinggi
Menurut Agus, saat ini stok barang dan kebutuhan pokok yang ada di pasaran masih relatif cukup. Bahkan kecukupan stok ini bisa untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang.
“Karena pasokan barang kebutuhan pokok jumlahnya saat ini cukup. Jadi masyarakat diminta berhati-hati dalam mengambil sikap mengenai berbelanja," kata Agus.
Baca Juga: Tetap Tenang Hadapi Virus Korona, Masyarakat Diimbau Tidak Memborong Sembako
Ke depan, pemerintah juga akan terus memantau kondisi terkini dari stok dan harga barang di pasaran. Pemerintah berjanji akan mencukupi stok dan juga menjaga agar harga tetapi stabil.
"Saat ini kami memantau terus sebagian masyarakat yang panik melakukan pembelian barang kebutuhan pokok yang berlebihan di pusat perbelanjaan, untuk memenuhi kebutuhan keluarganya," jelasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)