“Sekaligus mendengar dari perbankan bagaimana situasi kredit dan langkah-langkah penguatan apa yang bisa dilakukan ke depan, dan pemerintah telah menaikkan subsidi bunga KUR dan palfon kredit Rp190 triliun dan replanting (kelapa sawit) diprioritaskan. Value chain dan cluster wholeseller dan ritel juga diperhatikan karena jadi backbone perekonomian nasional,” jelasnya.
Asal tahu saja, pada Desember lalu Presiden Joko Widodo telah menyampaikan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun ini, dengan plafon anggaran ditingkatkan menjadi Rp 190 triliun, suku bunga yang juga diturunkan dari tujuh persen diturunkan menjadi 6%. Sekaligus program peremajaan atau replanting kelapa sawit, pemerintah akan mengalokasikan plafon KUR khusus replanting dengan total luas replanting sawit yang mendapatkan pembiayaan KUR seluas 500 ribu hektare.
"Bank juga akan support karena 56% ekonomi di pasar dari dalam negeri. Untuk NPL data yang ada dampaknya tidak immediately segera, masih dimonitor dalam beberapa bulan ke depan," kata Airlangga.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)