Harga minyak mencatat penurunan satu hari terbesar sejak 1991, minyak mentah berjangka Brent LCOc1 ditutup turun 23,88% dan WTI bulan depan turun 25,1%.
Baca Juga: Wall Street Ditutup Anjlok 3% Imbas Investor 'Dihantui' Virus Korona
Pasar global sudah gelisah karena kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di seluruh dunia menyebabkan gangguan pasokan yang meluas.
Dow Jones Industrial Average turun 2.013,76 poin atau 7,79% menjadi 23.851,02, S&P 500 kehilangan 225,81 poin atau 7,60% menjadi 2.746,56 dan Nasdaq Composite turun 624,94 poin atau 7,29% menjadi 7.950,68.
Semua 11 sektor utama S&P 500 mengakhiri sesi di zona merah, penurunan terbesar di sektor energi dan keuangan yang sensitif terhadap suku bunga. Volume pada perdagangan bursa saham AS mencapai 17,22 miliar saham, naik dibandingkan dengan rata-rata perdagangan selama 20 hari terakhir yang mencapai 11,05 miliar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)