JAKARTA - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) memastikan kinerja penjualannya akan mengalami tekanan pada tahun ini. Tekanan ini datang akibat dari pandemi covid-19 atau virus corona.
Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia Vita Mahreyni menjelaskan, tekanan dan perlambatan kondisi perekonomian akibat pandemi covid-19 mempengaruhi kinerja perseroan.
Baca Juga: Dampak Virus Corona, Erick Thohir: BUMN Harus Siap Rugi
Hal ini juga membuat terjadinya lockdown di China dan terhambatnya ekspor serta berpotensi menyebabkan penundaan sejumlah proyek.
"Perseroan memperkirakan penjualan tidak akan lebih baik daripada tahun 2019," kata Vita dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/3/2020).
Baca Juga: Erick Thohir Minta Dana CSR BUMN Fokus Tangani Virus Corona
Selain itu, proses produksi perseroan akan berpotensi mengalami perlambatan dan penurunan utilisasi. Ini juga akibat potensi keterlambatan bahan baku dan suku cadang impor yang edapat mempengaruhi proses produksi.
"Perseroan secara insentif melakukan pemantauan terhadap dampak pandemi covid-19 terhadap kinerja operasional dan melakukan berbagai rencana tindakan untuk mengatasi dampak tersebut agar kinerja keuangan perseroan dapat tetap terjaga," jelas dia.