Bob Hasan Meninggal Dunia, Ini Cikal Bakal Dijuluki si Raja Hutan

Rani Hardjanti, Jurnalis
Selasa 31 Maret 2020 12:43 WIB
Kabar Duka Cita Meninggalnya Mantan Menteri Perindustrian Bob Hasan. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Bob Hasan pengusaha kayu Era Presiden Soeharto tutup usia. Di dunia bisnis, Bob Hasan dikenal sebagai pengusaha bertangan dingin.

Nama Bob Hasan sangat terkenal di zaman Soeharto. Begitu Soeharto menjadi Presiden pada 1967, Bob Hasan mengawali kepiawaiannya dengan mendorong Soeharto untuk mengelola bisnis kehutanan di luar Pulau Jawa.

Baca Juga: Bob Hasan Meninggal Dunia, Pernah Jabat Menteri Perindustrian dan Perdagangan

Pada tahun 1971, Bob Hasan diberi kepercayaan Soeharto untuk menjadi agen tunggal bagi perusahaan-perusahaan asing yang mau menanam modalnya di bidang kehutanan di Kalimantan dan tempat-tempat lain.

Dikutip dari buku Ganti Rezim Ganti Pegulatan Menguasai Nusantara oleh Sri Bintang Pamungkas, Selasa (31/3/2020), dalam kesempatan itu, Bob menjadi mitra patungan perusahaan Amerika Serikat Georgia Pacific. Bob pun menjadi perantara dengan mitra patungan di Indonesia.

Baca Juga: Mendagri Beri Penghargaan untuk Lalu Mohammad Zohri dan Bob Hasan

Ketika pada  1981, pemerintah mulai melakukan larangan terhadap ekspor kayu gelondongan, Georgia Pacific lalu dijual kepada Bob Hasan. Pada akhirnya Bob menjadi Raja Kayu Indonesia dan pemasok kayu lapis terbesar dunia.

Pada maret 1998, Soeharto memberikan kepercayaan Bob Hasan berupa kedudukan Menteri Perdagangan dan Perindustrian. Pemberian jabatan itu bak hadiah ulang tahun Bob Hasan, karena bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-67, meski hanya 3 bulan. Kemudian terjadi pergantian Presiden di Era Reformasi.

Sebelum turun jabatan pada Mei bersama Presiden Soeharto, Bob Hasan justru dikenal sebagai perintis dan penyumpang terbesar kegiatan olahraga khususnya atletik, di Indonesia. (fbn)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya