JAKARTA - SKK Migas melakukan berbagai langkah agar industri hulu migas nasional semakin efisien dan bergairah dalam melakukan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan produksinya. Salah satunya menajalin kerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti Pertamina.
Melalui kerjasama ini, perseroan akan memberikan potongan harga kepada sektor hulu migas. Di mana besaran diskon tergantung pada volume pembelian.
“Kerjasama ini bertujuan untuk mengoptimalisasi dan memaksimalkan penggunaan produk BBM, Pelumas dan Oil Base yang dihasilkan Pertamina yang merupakan produksi dalam negeri untuk mendukung kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi,” tegas Dirut Pertamina Nicke Widyawati, dikutip dari keterangan SKK Migas, Jakarta, Senin (31/3/2020).
Sementara itu, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, kerjasama dengan BUMN sebagai upaya meningkatkan pnggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada kegiatan usaha hulu migas. Nilai potensi penghematan yang akan dihasilkan selama masa kontrak kerja sama lima tahun diperkirakan sebesar Rp3,5 triliun.
“Tujuan kami adalah agar target produksi 1 juta barel pada tahun 2030 dapat tercapai. Kerjasama ini adalah salah satu alat untuk mengusahakannya,” kata Dwi.
(Feby Novalius)