Harga Minyak Naik, OPEC Diharapkan Pangkas Produksi

Taufik Fajar, Jurnalis
Kamis 09 April 2020 10:03 WIB
Harga minyak (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
Share :

JAKARTA Harga minyak berjangka menguat didukung oleh harapan bahwa OPEC dan sekutunya akan mencapai kesepakatan pengurangan produksi pada hari Kamis.

Harga minyak mentah telah runtuh pada tahun 2020 karena penurunan permintaan selama pandemi coronavirus dan kelebihan pasokan. Brent turun menjadi USD21,65, terendah sejak 2002, pada 30 Maret.

Pertemuan konferensi video hari Kamis antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu termasuk Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+ diperkirakan akan lebih sukses daripada pertemuan mereka pada bulan Maret, yang berakhir dengan kegagalan untuk memperpanjang pengurangan pasokan dan harga. perang antara Arab Saudi dan Rusia.

Baca juga: Begini Sikap Rusia hingga Kanada soal Pengurangan Produksi Minyak

"Tekanan sangat besar pada negara-negara ini untuk memotong produksi," kata Seorang analis di kelompok Harga Futures Phil Flynn dilansir dari Reuters, Kamis (9/4/2020).

Sentimen pasar naik karena ekspektasi kesepakatan dapat dicapai setelah laporan media menyarankan Rusia akan memangkas produksinya dan menteri energi Aljazair mengatakan ia mengharapkan pertemuan yang "bermanfaat". Rusia siap untuk mengurangi produksi minyaknya sebesar 1,6 juta barel per hari, kantor berita TASS melaporkan, mengutip pejabat Kementerian Energi yang tidak disebutkan namanya sehari sebelum konferensi online.

Baca Juga: Harga Minyak Naik, Ada Harapan Produksi Arab-Rusia Dipangkas

Sekelompok Republikan di DPR AS mengatakan kepada Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman bahwa kerja sama ekonomi dan militer antara kedua negara dalam bahaya kecuali jika kerajaan membantu menstabilkan harga dengan memangkas produksi minyak mentah.

Sementara sumber-sumber OPEC mengatakan kesepakatan untuk memangkas produksi tergantung pada partisipasi Amerika Serikat, masih ada keraguan apakah Washington akan berkontribusi.

Minyak mentah Brent LCOc1 ditutup naik 97 sen atau 3% pada USD32,84 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS CLc1 naik USD1,46, atau 6,2% menjadi menetap di USD25,09 per barel.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya