Sentimen pasar naik karena ekspektasi kesepakatan dapat dicapai setelah laporan media menyarankan Rusia akan memangkas produksinya dan menteri energi Aljazair mengatakan ia mengharapkan pertemuan yang "bermanfaat". Rusia siap untuk mengurangi produksi minyaknya sebesar 1,6 juta barel per hari, kantor berita TASS melaporkan, mengutip pejabat Kementerian Energi yang tidak disebutkan namanya sehari sebelum konferensi online.
Baca Juga: Harga Minyak Naik, Ada Harapan Produksi Arab-Rusia Dipangkas
Sekelompok Republikan di DPR AS mengatakan kepada Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman bahwa kerja sama ekonomi dan militer antara kedua negara dalam bahaya kecuali jika kerajaan membantu menstabilkan harga dengan memangkas produksi minyak mentah.
Sementara sumber-sumber OPEC mengatakan kesepakatan untuk memangkas produksi tergantung pada partisipasi Amerika Serikat, masih ada keraguan apakah Washington akan berkontribusi.
Minyak mentah Brent LCOc1 ditutup naik 97 sen atau 3% pada USD32,84 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS CLc1 naik USD1,46, atau 6,2% menjadi menetap di USD25,09 per barel.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)