JAKARTA - Pou Chen Corp, perusahaan manufaktur terbesar di dunia yang memproduksi sepatu olahraga dan kasual merek-merek ternama, seperti Nike dan Adidas diperintahkan agar menghentikan unit operasinya di Vietnam, Pouyuen Vietnam, untuk sementara waktu karena wabah COVID-19.
Baca Juga: Pemerintah Bebaskan Pajak untuk Penanganan Virus Corona
Pouyuen Vietnam harus menghentikan produksinya selama dua hari mulai Selasa karena tidak mematuhi peraturan pemerintah setempat mengenai social distancing untuk mencegah penyebaran virus corona yang telah menjangkiti 260 orang di negara itu.
"Penghentian produksi Pouyuen Vietnam diperlukan untuk menjamin kesehatan publik dan operasi perusahaan itu sendiri,” kata Nguyen Thanh Phong, walikota Ho Chi Minh seperti dikutip VOA Indonesia, Jakarta, Selasa (14/4/2020).
Baca Juga: Ekonomi Inggris Bisa Merosot 30% akibat Covid-19
Menurut laporan yang diterima walikota tersebut, Pouyuen Vietnam, yang memilki 70.000 pegawai tidak mencegah para karyawannya untuk berkumpul dan bahkan menjaga jarak aman.
Vietnam mulai mempraktikkan social distancing selama 15 hari mulai April untuk mencegah penularan virus corona, dan sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk memperpanjang kebijakan itu.