BBM Belum Turun, Kementerian ESDM Evaluasi Perkembangan Harga Minyak

Taufik Fajar, Jurnalis
Senin 20 April 2020 19:44 WIB
Kementerian ESDM Pantau Perkembangan Energi di Tengah Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memonitor perkembangan situasi energi di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Di mana pada awal Maret, terjadi konflik minyak antara negara OPEC dan non OPEC sehingga menyebabkan indikasi oversupply yang kemudian memicu turunnya harga minyak dunia yang tajam di awal bulan maret 2020.

Kejadian ini bersamaan dengan adanya pandemic covid 19 yang mulai merebak sejak awal tahun 2020. Kemudian pada awal April 2020, telah terjadi perundingan OPEC+ terkait produksi minyak dunia kaitannya dengan pandemi covid 19 yang telah bersepakat untuk memotong produksi minyak dunia sebesar 9,7 juta barel per hari pada bulan Mei dan Juni 2020 dan tidak menutup kemungkinan bisa diperpanjang.

Baca Juga: Fakta di Balik Harga BBM Bisa Turun Jadi Rp5.000, tapi Kapan?

Namun demikian hasil perundingan tersebut masih belum memberi efek perubahan harga minyak karena demand yang menurun akibat pandemi covid 19 yang menyebabkan banyak negara menerapkan kebijakan lockdown serta adanya dampak dari melemahnya perekonomian global.

"Pemerintah terus mencermati perkembangan global tersebut sekaligus mempertimbangkan kondisi energi di dalam negeri," ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi, dalam keterangannya, Senin (20/4/2020).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya