Jokowi Ingin Tukang Gorengan hingga Tambal Ban Dapat Stimulus

Giri Hartomo, Jurnalis
Kamis 30 April 2020 16:43 WIB
Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menginginkan agar stimulus yang dikeluarkan pemerintah harus menjangkau semua elemen seluruh pelaku usaha. Termasuk juga stimulus untuk para pedagang kaki lima (PKL).

Menurut Jokowi, banyak pekerja infomal yang selama ini belum mendapatkan stimulus. Padahal, para pedagang kaki lima ini juga menjadi salah satu sektor yang paling merasakan dampak dari virus corona.

Baca Juga: UMKM Bisa Ikut Program Pelatihan Online, Bisa Dapat Sertifikat

"Saya ingatkan yang harus dibantu bukan hanya usaha kecil, menengah dan besar saja. Tapi juga usaha mikro dan ultra mikro. Program stimulus ekonomi juga harus menjangkau sektor informal, pedagang kaki lima (PKL), tukang gorengan, tambal ban, warung-warung kecil," ujarnya dalam acara Musrembangnas, Kamis (30/4/2020).

Menurut Jokowi, saat ini jumlah para pekerja informal sangat besar. Dia menyebut, berdasarkan data Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), jumlahnya mencapai 40 juta.

"Sebagian besar dari mereka tidak bersentuhan dengan bank atau lembaga keuangan. Ini juga harus kita perhatikan," kata Jokowi.

Baca Juga: 60,5 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro Sudah Menerima Kredit

Oleh karena itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta kepada para Kepala Daerah juga diminta untuk membantu memberikan stimulus kepada para perusahaan yang ada di daerahnya. Namun stimulus yang dibuat jelas, transparan, dan terukur.

Jokowi juga meminta agar pengawasan dilakukan dengan ketat oleh para Kepala Daerah. Jangan sampai stimulus diberikan tapi PHK tetap dilakukan.

"Sektor apa mendapatkan stimulus apa dan bisa menyelamatkan tenaga kerja berapa, semua dihitung. Jangan sampai hanya mau dapat stimulus ekonomi tetapi tetap melakukan PHK pekerja," kata Jokowi.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya